Peluang HNI

Apakah Anda menyadari keadaan  ini 

*Banyak orang yang tidak sabar membangun bisnisnya selama 3 tahun tapi sabar bekerja selama 30 tahun*

 

Kami hanya sekedar ingin mengingatkan

*sambil bekerja ikut orang (membangun dan membesarkan bisnis orang lain), jangan lupa mulai membangun bisnisnya sendiri*.

Sebab dari hasil survei kecil-kecilan, setiap pegawai yang saya tanya, apa rencana setelah pensiun, rata-rata menjawab akan berbisnis.

Karena kita pensiun, atau dipecat, atau mengundurkan diri, penghasilan nyaris nol, sementara pengeluaran tidak bisa dibendung. Anak bertambah besar,  harga barang semakin melambung,  sehingga mau tidak mau harus ada penghasilan lain.

*Jika sama-sama akan berbisnis, mengapa tidak dimulai dari sekarang?

Saat tenaganya masih kuat, modal ada, serta relasi terbuka untuk dioptimalkan.

Sehingga ketika pensiun dan bisa full time menjalankan bisnisnya, tidak harus memulai dari 0*.

 

Belum lagi kalau bicara dengan para ‘pengangguran’ yang lalu ‘coba-coba’ terjun berbisnis. Jarang yang memulai dengan pemahaman bahwa bisnis adalah dunia yang sangat menjanjikan (dari aspek duniawi maupun ukhrowi), sebab merupakan aktivitas yang cukup lama dilakukan Rasulullah SAW sebelum diangkat menjadi Nabi dan Rasul (dalam banyak riwayat disebutkan Rasulullah memulai karir bisnisnya sejak usia 9 tahun hingga menguranginya menjadi fokus kepada perbaikan kondisi ummat di usia 37 tahun).

Dunia bisnis juga melahirkan banyak dermawan, baik yang muslim maupun non muslim.

Alhamdulillah, ArfamartHNI mengajak kita semua, muslimin dan muslimat, untuk memulai bisnis dengan cara yang sangat mudah.

Hanya menjalankan konsep PCA.

Dengan modal awal yang murah sekali

yakni cukup 30 ribu atau 10 ribu

yang nantinya bisa dikembangkan sesuai

dengan kondisi yang ada

CafeHerba

ANALISA SWOT BISNIS CAFE

Saat ini bisnis cafe makin marak bermunculan di berbagai daerah. Usaha cafe memang berbeda dengan rumah makan biasa, dimana konsep dining (makan) dan entertaining (hiburan) merupakan ciri khas yang melekat padanya. Cafe bukan sekedar tempat makan, tapi juga tempat bersosialisasi. Sambil makan, sesudah makan atau sekedar minum-minum saja di cafe, pengunjung juga ingin menikmati suasana sambil mengobrol. Pengunjung yang sebagian besar adalah pelajar pun dapat menyelesaikan tugas-tugas mereka dengan menggunakan fasilitas wifi yang disediakan. Dengan kata lain, sebuah cafe tidak hanya menjual makanan dan minuman, tetapi juga suasana. Dengan demikian, selain harus menonjol dari segi makanan atau minuman, sebuah cafe harus juga bisa menjual suasana.

        Alasan  memilih usaha ini, karena seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa banyak sekali pengunjung yang kebanyakan anak-anak muda yang sangat senang bergaul bersama teman-teman atau sekedar mengerjakan tugas di cafe. Maka dengan melihat peluang seperti ini saya membuka rumah makan, tepatnya Banana Cafe untuk menarik minat pelanggan yang kebanyakan anak muda.
ANALISIS SWOT
1. Strength (kekuatan)
  • Cafe dengan menu yang harganya sesuai kantong mahasiswa.
  • Tempat dan situasi café yang nyaman.
  • Lokasi tempat di daerah perumahan dan juga tempat kos-kosan mahasiswa.
  • Menghadirkan menu kucingan dengan tempat cafe yang sederhana tapi nyaman.
  • Dilengkapi dengan fasilitas WiFi serta TV kabel ( Indivision ).
  • Selain wifi dilengkapi juga dengan fasilitas jasa print yang mendukung tugas mahasiswa.
  • Menyediakan berbagai cemilan mulai dari gorengan, pancake sampai berbagai jenis makanan kering
2. Weakness (kelemahan)
  • Dana yang dibutuhkan untuk pengadaan sarana dan prasarana cukup besar.
  • Tenaga kerja yang masih kurang.
  • Lokasi parkir yang kurang luas
3. Opportunity (peluang)
  • Digemari anak muda yang lebih suka nongkrong
  • Karena berada di lokasi perumahan dan lingkungan kos-kosan memungkinkan pihak manajemen untuk mengadakan event-event tertentu seperti acara nonton bola bersama, mendatangkan artis ibukota, mengadakan game-game berhadiah pada acara valentine, dsb
4. Threats (ancaman)
  • Pada saat liburan semester/hari libur kampus, jumlah pengunjung akan berkurang secara signifikan.
  • Banyaknya pesaing di daerah perumahan/kos-kosan
  • Kenaikan harga bahan pokok dan bumbu masak
Bagaimana strength (kekuatan) mampu menghadapi treath (Ancaman)
  • dilengkapi dengan Wifi sehingga pelanggan merasa nyaman dan betah
  • memberikan inovasi pada produk sehingga walaupun produk sama tetapi ada yang berbeda dengan pesaing
Bagaimana cara mengatasi weaknes (kelemahan) agar tidak menjadi threat (ancaman) bagi bisnis café
  • membuat kartu kecil yang berisi testimoni pelanggan, sehingga kita mendapat masukan dan tahu akan kekurangan
Bagaimana cara mengatasi weakness (kelemahan) agar tidak mengurangi keuntungan dari opportunity (peluang)
  • adanya discount
  • memberikan paket hemat di akhir pekan

MAU BUKA CAFE HERBA HALALAN THOYYIBAN ?

WhatsApp chat